Pengertian Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Atau gempa bumi merupakan peristiwa pelepasan energi yang menyebabkan dislokasi (pergeseran) pada bagian dalam bumi secara tiba-tiba. Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Atau gempa bumi merupakan peristiwa pelepasan energi yang menyebabkan dislokasi (pergeseran) pada bagian dalam bumi secara tiba-tiba. Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.
Penyebab Gempa Bumi
Dalam catatan sejarah gempa bumi, pada abad
ke 20 hingga abad ke 21 sekarang ini sering sekali terjadi gempa bumi yang
berkekuatan besar dan tidak jarang juga yang menyebabkan tsunami. Seperti
halnya yang baru-baru ini terjadi yaitu gempa bumi di jepang 11 maret 2011berskala
9,0 skala richter yang sebelumnya direvisi dari 8,9 SR. Gempa bumi di jepang
ini juga menimbulkan gelombang tsunami jepang 2011.
Tanggal 26 Oktober 2010 gempa bumi di Mentawaiberskala
7,2 SR juga menimbulkan Tsunami mentawai.
Selain itu gempa bumi yang tidak kalah dahsyatnya juga terjadi di Aceh pada
tanggal 26 Desember 2004. Gempa bumi dahsyat berkekuatan 9,0 skala Richter
mengguncang Aceh dan Sumatera Utara sekaligus menimbulkan gelombang
tsunami di samudera Hindia. Bencana
alam ini telah merenggut lebih dari 220.000 jiwa.
Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari
pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan
yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai
pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran
lempengan. Pada saat itulah gempa bumi akan terjadi.
Gempa
bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi
yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan
translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi
lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman
lebih dari 600 km.
Beberapa
gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung
berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan
gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena
menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di
Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi
atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pada beberapa pembangkit
listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga
dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan
memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang
disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi.
Jadi penyebab terjadinya gempa bumi antara lain, yaitu :
1. Proses tektonik akibat pergerakan kulit/lempeng bumi
2. Aktivitas sesar di permukaan bumi
3. Pergerakan geomorfologi secara lokal, contohnya
terjadi runtuhan tanah
4. Aktivitas gunung api
5. Ledakan nuklir
Tipe-Tipe Gempa Bumi
1. Gempa
Bumi Vulkanik ( Gunung Api)
Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.
Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.
2. Gempa
Bumi Tektonik
Gempa bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tectonic plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.
Gempa bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tectonic plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.
Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan
menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang
menyusun kerak bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis tektonik
lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang
melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng
tektonik. Contoh gempa vulkanik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta,
Indonesia pada Sabtu, 27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.54 WIB.
1. Gempa bumi tumbukan ; Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa bumi ini jarang terjadi
2. Gempa bumi runtuhan ; Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.
3. Gempa bumi buatan ; Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.
1. Gempa bumi tumbukan ; Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa bumi ini jarang terjadi
2. Gempa bumi runtuhan ; Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.
3. Gempa bumi buatan ; Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.
4
Tanda Ciri-ciri Akan Terjadinya Gempa Bumi
Gempa bumi yang
terjadi memang menakutkan, namun hal ini tidak bisa dihindari mengingat
Indonesia termasuk negara yang rawan akan gempa.
Untuk itu, mempelajari
dan mewaspadai ciri-ciri yang biasanya terjadi sebelum gempa adalah hal yang
bijaksana.
Ada beberapa ciri-ciri
yang dapat terlihat jika akan terjadi gempa bumi. Beberapa ciri-ciri tersebut
antara lain:
Lihat ke langit
kalau di langit ada awan yang berbentuk seperti angin tornado/seperti pohon/seperti batang, bentuknya berdiri, itu adalah awan gempa yang biasanya muncul sebelum gempa terjadi.
kalau di langit ada awan yang berbentuk seperti angin tornado/seperti pohon/seperti batang, bentuknya berdiri, itu adalah awan gempa yang biasanya muncul sebelum gempa terjadi.
Awan yang berbentuk aneh itu terjadi karena adanya
gelombang elektromagnetis berkekuatan hebat dari dasar bumi, sehingga gelombang
elektromagnetis tersebut ‘menghisap’ daya listrik di awan, oleh karena itu
bentuk awannya jadi seperti tersedot ke bawah.
Gelombang elektromagnetis berkekuatan besar itu sendiri
terjadi akibat adanya patahan atau pergeseran lempeng bumi. Tapi kemunculan
awan gempa seperti itu di langit tidak selalu berarti akan ada gempa. Bisa saja
memang bentuknya seperti itu.
Coba diuji medan elektromagnetis di dalam rumah
- Cek siaran TV, apakah ada suara brebet-brebet ataukah tidak
- Jika terdapat mesin fax, cek apakah lampunya blinking biarpun lagi tidak transmit data
- Coba minta orang lain mengirim fax ke kita, cek apakah teksnya yang diterima berantakan atau tidak
- Coba matikan aliran listrik. Cek apakah lampu neon tetap menyala redup/remang-remang biarpun tak ada arus listrik
- Cek siaran TV, apakah ada suara brebet-brebet ataukah tidak
- Jika terdapat mesin fax, cek apakah lampunya blinking biarpun lagi tidak transmit data
- Coba minta orang lain mengirim fax ke kita, cek apakah teksnya yang diterima berantakan atau tidak
- Coba matikan aliran listrik. Cek apakah lampu neon tetap menyala redup/remang-remang biarpun tak ada arus listrik
Kalo tiba-tiba TV brebet-brebet, lampu fax blinking,
padahal sedang tidak transmitting, teks yang kita terima berantakan dan neon
tetap menyala biarpun tidak ada arus listrik, itu berarti memang sedang ada
gelombang elektromagnetis luar biasa yang sedang terjadi tapi kasat mata dan
tidak dapat dirasakan oleh manusia.
Perhatikan hewan-hewan
Cek apakah hewan-hewan seperti “menghilang”, lari atau bertingkah laku aneh/gelisah. Insting hewan biasanya tajam dan hewan bisa merasakan gelombang elektromagnetis.
Cek apakah hewan-hewan seperti “menghilang”, lari atau bertingkah laku aneh/gelisah. Insting hewan biasanya tajam dan hewan bisa merasakan gelombang elektromagnetis.
Air tanah
Lihat juga apakah air tanah tiba-tiba menjadi surut tidak seperti biasanya.
Lihat juga apakah air tanah tiba-tiba menjadi surut tidak seperti biasanya.
Jika empat tanda ini ada atau terlihat dalam waktu
bersamaan, segeralah bersiap-siap untuk evakuasi. Empat tanda tersebut
kemungkinan besar menunjukkan memang akan ada gempa berkekuatan besar.
Walaupun demikian,
adanya awan gempa yang bentuknya aneh itu, tetap tidak bisa memastikan kapan
gempa terjadi.
Oleh karena itu jangan tunggu-tunggu lagi, sebisa mungkin langsung melakukan tindakan penyelamatan diri untuk menghindari hal-hal yang paling buruk.
Oleh karena itu jangan tunggu-tunggu lagi, sebisa mungkin langsung melakukan tindakan penyelamatan diri untuk menghindari hal-hal yang paling buruk.
Kalau skala gempanya besar dan episentrumnya terletak di
laut, kita harus selalu aware akan datangnya gelombang tsunami. Tingginya
gelombang bisa puluhan meter, bisa juga hanya dua meter. Tapi biarpun hanya dua
meter, gelombangnya tidak main-main. Kekuatannya dahsyat (seperti tidak ada
habisnya) dan tekanannya bisa mencapai 190 kilogram
Tips Menghadapi Gempa Diantaranya:
Jika gempabumi menguncang
secara tiba-tiba, berikut ini 10 petunjuk yang dapat dijadikan pegangan
dimanapun anda berada.
1. DI DALAM RUMAH
Getaran akan terasa
beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan
diri anda dan keluarga anda. Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh anda
dari jatuhan benda-benda. Jika anda tidak memiliki meja, lindungi kepala anda
dengan bantal. Jika anda sedang menyalakan kompor maka matikan segera untuk
mencegah terjadinya kebakaran.
2. DI LUAR RUMAH
Lindungi kepala anda
dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri,
bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi
kepala anda dengan menggunakan tangan, tas atau apapun yang anda bawa.
3. DI MALL, BIOSKOP, DAN LANTAI DASAR MALL
Jangan menyebabkan
kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau
satpam.
4. DI DALAM LIFT
Jangan menggunakan
lift saat terjadi gempabumi atau kebakaran. Jika anda merasakan getaran
gempabumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift
berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika anda terjebak
dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.
5. DI DALAM KERETA API
Berpeganganlah dengan
erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan
secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta.
Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan
mengakibatkan kepanikan.
6. DI DALAM MOBIL
Saat terjadi gempabumi
besar, anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul. Anda akan
kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi
persimpangan, pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi
dari radio mobil. Jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil
tak terkunci.
7. DI GUNUNG/PANTAI
Ada kemungkinan
longsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di
pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan
tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.
8. BERI PERTOLONGAN
Sudah dapat diramalkan
bahwa banyak orang akan cedera saat terjadi gempabumi besar. Karena petugas
kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat
kejadian maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang
berada di sekitar anda.
9. EVAKUASI
Tempat-tempat
pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan
jika kebakaran meluas akibat gempabumi. Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan
dengan berjalan kaki dibawah kawalan petugas polisi atau instansi pemerintah.
Bawalah barang-barang secukupnya.
10. DENGARKAN INFORMASI
Saat gempabumi besar
terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting
sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi
yang benar. Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang,
polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak
jelas.
Hal terpenting yang harus anda pahami
bahwa, keselamatan
adalah bukan factor keberuntungan. Anda
dapat selamat dari gempa bumi dan meminimalkan kerusakannya dengan bersikap
waspada dari berbagai potensi yang berbahaya dan melakukan beberapa persiapan
dasar. Buatlah sebuah perencanaan dalam keluarga anda. Persiapkan diri anda dan
keluarga seperti yang akan dipaparkan di sini.
CARA
MELINDUNGI DIRI SAAT TERJADI GEMPA BUMI
1) Tetap tenang dan cari
tempat yang aman.
a) Cari meja kokoh yang
terdekat dengan anda.
b) Berlindung
dibawahnya.
c) Lindungi kepala anda
dengan bantal.
|
Apabila gempa cukup besar, kemungkinan
benda-benda dan mebel dapat jatuh. Jadi cukup penting untuk melindungi kepala
anda saat gempa.
|
d) Segera cari pintu
keluar.
e) Jangan keluar secara
terburu-buru.
Kepanikan dapat membuat saling bersesakan
dan memakan korban karena berhimpitan,sesak dan terinjak-injak.
|
·
Gempa
biasanya terjadi di bawah 60 detik (1 menit).
·
Gempa
dapat membuat pintu melengkung sehingga tidak bisa dibuka.
·
Jatuhnya
gelas, kaca dan barang barang adalah resiko utama saat bergegas keluar
ruangan dalam suasana panic kala terjadi gempa.
|
2) Mencegah kebakaran
a) Padamkan semua api
saat terjadi gempa, misal : matikan kompor, gas, oven, microwave.
b) Matikan seluruh
peralatan listrik
c) Bila gempa telah
selesai, pastikan untuk mematikan sircuit breaker (pusat listrik rumah anda).
d) Bila ada percik apai
yang menyala, segera padamkan.
Gunakan air untuk menyiram. Minta bantuan
tetangga bila tidak segera padam.
|
Berusahalan tenang dan ingatlah : “
Padamkan Api”
|
3) Menjauhlah dari
jalanan sempit, tepi tebing, jurang, bukit dan pinggir sungai
a) Jangan berdiri di
bawah/sisi rumah/bangunan, karena atap, kaca, tembok maupun tiangnya dapat
jatuh menimpa anda.
b) Menjauhlah dari
tebing, bukit dan pinggiran sungai karena tanah ditempat tersebut dapat terjadi
longsor.
|
Evakuasi ke gedung yang kokoh atau
lapangan bila memungkinkan.
|
4) Prosedur evakuasi
a) Evakuasi adalah
dengan ‘jalan’
Jangan evakuasi mengendarai mobil, karena
dapat menyebabkan kemacetan. Seingga dapat terjebak dalam kemacetan.
b) Bawalah sebuah tas
berisi barang pribadi anda secukupnya dan sepentingnya.
c) Gunakan pakaian yang
nyaman saat evakuasi.
|
Tsunami : gelombang pasang yang bisanya
terjadi setelah gempa berskala besar. Karenanya bergegas evakuasi bahkan
sebelum alarm peringatan tsunami berbunyi. Waktu perkiraan = ?
|
d) Bila anda tinggal di
pinggir pantai, evakuasilah dengan segera ke dataran tinggi, terutama bila
terjadi gempa yang cukup besar.
e) Simak terus berita di
radio tentang ‘tsunami’.
5) Pastikan berita dan
informasi yang anda terima adalah benar.
a) Jangan dengarkan
rumor
Pantau berita dari TV & Radio.
|
Rumor akan menyebar dengan cepat setelah
terjadi gempa.
Jangan dengarkan rumor!
|
b) Ikuti instruksi dari
pejabat berwenang, kepolisian dan kantor pemadam kebakaran.
c) Gunakan fasilitas
teleron seperlunya.
Menelepon setiap saat ke kantor polisi
atau pemadam kebakaran, dapat mengganggu kerja mereka.
6) Bergabunglah dengan
para tim penolong atau tim SAR.
a) Berikan pelayanan
darurat PPPK pada para korban luka.
b) Bersama-sama menolong
para korban yang tertimpa reruntuhan.
|
Apabila korban luka cukup banyak,
pelayanan darurat bisa tidak mencukupi bagi para korban.
|
|
Untuk individu :
Agar memahami pelayanan darurat
PPPK bagi para korban, ikutilah latihan pertolongan pertama dan
penyelamatan yang diselenggarakan instansi pemadam kebakaran dan organisasi yang
berkompeten lainnya.
|
|
Untuk lingkungan warga :
·
Sediakan
peralatan darurat penyelamatan gempa seperti : senter, selimut dan sekop.
·
Setiap
lingkungan warga, sangat penting memiliki tempat penyimpanan peralatan
pernyelamatan termasuk peralatan PPPK
·
Semua
warga diharapkan mengetahui tempat penyimpanan tersebut.
|
7) Yang dilakukan bila
mengendarai mobil terjadi gempa
a) Segera pinggirkan
mobil ke tepi jalan yang kosong dan matikan mesin.
b) Dengarkan berita di
radio.
c) Ikuti instruksi dari
kepolisian
d) Evakuasilah dengan
berjalan dan tinggalkan kunci mobil anda.
|
Pada saat gempa, sulit mengendarai
mobil, seperti mengendarai mobil beroda datar.
|
PERSIAPAN RUTIN
1.
Berpartisipasi
pada kelas evakuasi dan pelatihan antisipasi bencana alam.
2.
Diskusikan
dalam keluarga anda, hal-hal apa yang dilakukan bila terjadi gempa.
Setiap anggota keluarga membahas
tanggungjawab dan hal-hal penting seperti :
·
Dimana
tempat teraman di dalam rumah (misal : meja terkokoh)
·
Dimana
tempat PPPK
·
Apa
saja benda yang berpotensi memicu kebakaran (kompor, oven listrik, microwave,
peralatan listrik)
·
Siapa
yang bertanggungjawab membawa terhadap bayi dan anak
·
Membuat
rute evakuasi dari dalam rumah ke luar
·
Siapa
yang bertanggungjawab membawa tas peralatan penyelamatan gempa (senter,
selimut)
|
Persiapan rutin dalam keluarga terhadap
gempa sangatlah penting. Hendaknya tempat dan rute evakuasi dipersiapkan dan
dibina oleh warga lingkungan setempat.
|
1.
Cek
kembali rumah dan isi rumah anda !
·
Bagaimana
kondisi pondasi, tembok, atap dll. Bila rusak atau rapuh, segeralah ganti dan
susun yang baru. Ini demi keselamatan seluruh penghuni rumah anda.
·
Perhatikan
mebel di dalam rumah anda. Pastikan mereka berada pada tempat yang aman, agar
tidak bahaya dan runtuh kala gempa.
·
Kunci
lemari selalu yang berisi barang-barang/pernak-pernik pajangan anda. Agar lebih
aman, beri sekat tambahan pada lemari anda, agar barang-barang di dalam lemari
tidak berjatuhan dan berhamburan menimpa kepala anda.
·
Sediakan
sandal jepit atau sepatu sneaker di dalam rumah. Berguna melindungi kaki anda
dari pecahan kaca di lantai.
|
Banyak korban gempa meninggal
diakibatkan karena keruntuhan bangunan tempat tinggal mereka. Banyak korban
luka akibat keruntuhan barang pajangan yang berjatuhan menimpa kepala mereka.
|
1.
Persiapkan
tas berisi barang pribadi.
·
Masing-masing
anggota keluarga mempersiapkan tas berisi barang pribadi secukupnya.
·
Letakkan
di tempat yang mudah dijangkau, agar mudah dibawa kapanpun terjadi gempa.
·
Berat
maksimal tas bagi laki-laki 15 kg. Berat maksimal tas bagi perempuan 10 kg.
·
Siapkan
pula tas khusus anak/bayi berisi pakaian dan makanan/minuman secukupnya serta
selimut.
1.
Mencegah
terjadinya kebakaran.
·
Perhatikan
peralatan masak anda
o Gunakan kompor minyak dan kompor gas yang
aman dan mudah dimatikan.
o Secara rutin, cek dan bersihkan seluruh
peralatan kompor dan gas. Cek adakah kebocoran pada gas.
o Pastikan di sekeliling kompor, oven dan
microwave tak ada barang-barang yang mudah jatuh dan memicu kebakaran.
o Perhatikan peralatan listrik anda
§ gunakan circuit breaker yang secara
otomatis mati apabila terjadi gempa
1.
Konfirmasi
keluarga yang selamat.
Bila memungkinkan, siapkan dari awal
sebuah tempat dimana keluarga anda berkumpul pada saat gempa selesai.
1.
Sediakan
daftar telp penting
·
Keluarga/kerabat
terdekat di luar kota/wilayah anda.
Sebagai antisipasi, bila gempa terjadi di
wilayah anda, kerabat anda di wilayah lain dapat menjadi sentral kontak dan
informasi bagi seluruh keluarga anda.
·
Pemadam
kebakaran
·
Kepolisian
Banyak ragamnya tips untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi
tetapi untuk tips kali ini saya lebih menekankan mengenai “segitiga
kehidupan” saat bangunan runtuh kebawah akan menimpa semua benda
dibawahnya, kalau kita berlindung dibawah sesuatu, anggap saja sebuah meja….
maka kekuatan benda itu adalah tumpuan kehidupan kita, kalau benda yang menimpa
meja tersebut masih mampu ditahan oleh meja itu maka kita akan selamat. Namun
apabila meja tersebut tidak kuat menahan maka kita akan hancur remuk
dibawahnya, banyak kasus terjadi seperti ini korban meninggal tertimpa
reruntuhan.
Apa itu yang disebut “segitiga kehidupan” ? Segitiga
kehidupan itu hanyalah sebuah istilah sebagai tempat darurat yang paling aman
untuk kita berlindung saat terjadi gempa bumi, ini berdasarkan fakta-fakta,
pengalaman dan analisa dari beberapa orang yang berhasil selamat dari
gempa bumi. Memang rumah/bangunan tahan gempa bisa menyelamatkan orang
didalamnya namun apabila kekuatan gempa diatas kemampuan rumah/bangunan anti
gempa tersebut cara yang paling strategis adalah mencari segitiga kehidupan
terdekat.
Dimana posisi
segitiga kehidupan ini? Ada banyak… salah satunya adalah di sisi sebuah benda
besar, di pertigaan tembok rumah/bangunan dan lainnya.
Seperti kita ketahui segitiga atau sudut rumah/bangunan kita adalah berisi
sebuah tiang/besi yang cukup kuat untuk menahan patahan horizontal, tempat ini
sangat strategis untuk berlindung dari runtuhan dinding atau atap. Selain itu
segitiga kehidupan bisa kita temui di sisi sebelah obyek, bukan pada bawah obyek… Pada gambar diatas saya gambarkan
sisi sebuah lemari yang merupakan tempat strategis untuk berlindung dari
runtuhan atap bangunan.
Segitiga kehidupan
tidak menjamin kita akan selamat, namun disaat gempa terjadi posisi segitiga
kehidupan dapat menyelamatkan nyawa kita walaupun menyisakan sebuah ruang
kosong yang cukup sempit, dengan adanya segitiga kehidupan ini kemungkinan
perbandingan kita untuk bertahan hidup adalah 70% banding 30%.
Berikut ini adalah 10 Tips dalam melindungi diri saat terjadi Gempa Bumi
oleh Doug Copp :
1.
Hampir semua orang
yang hanya menunduk dan berlindung pada saat bangunan runtuh, meninggal karena
tertimpa runtuhan. Orang-orang yang berlindung di bawah suatu benda akan remuk
badannya.
2. Kucing, anjing dan bayi biasanya mengambil posisi
meringkuk secara alami. Itu juga yang harus kita lakukan pada saat gempa. Ini
adalah insting alami untuk menyelamatkan diri. Kita dapat bertahan hidup dalam
ruangan yang sempit. Ambil posisi di samping suatu benda, di samping sofa, di
samping benda besar yang akan remuk sedikit, tapi menyisakan ruangan kosong di
sebelahnya.
3. Bangunan dari kayu adalah tipe konstruksi yang paling
aman selama gempa bumi. Kayu bersifat lentur dan bergerak seiring ayunan gempa.
Jika bangunan kayu ternyata tetap runtuh, banyak ruangan kosong yang aman akan
terbentuk. Disamping itu, bangunan kayu memiliki sedikit konsentrasi dari
bagian yang berat. Bangunan dari batu bata akan hancur berkeping-keping.
Kepingan batu bata akan mengakibatkan luka badan tapi hanya sedikit yang
meremukkan badan dibandingkan beton bertulang.
4. Jika kita berada di tempat tidur pada saat gempa
terjadi, berguling lah ke samping tempat tidur. Ruangan kosong yang aman akan
berada di samping tempat tidur. Hotel akan memiliki tingkat keselamatan yang
tinggi dengan hanya menempelkan peringatan di belakang pintu agar tamu-tamu
berbaring di lantai di sebelah tempat tidur jika terjadi gempa.
5. Jika terjadi gempa dan kita tidak dapat keluar melalui
jendela atau pintu, maka berbaring lah meringkuk di sebelah sofa atau kursi
besar.
6. Hampir semua orang yang berada di belakang pintu pada
saat bangunan runtuh akan meninggal. Mengapa? Jika kita berdiri di belakang
pintu dan pintu tersebut rubuh ke depan atau ke belakang kita akan tertimpa
langit-langit di atasnya. Jika pintu tersebut rubuh ke samping, kita akan tertimpa
dan terbelah dua olehnya. Dalam kedua kasus tersebut, kemungkinan untuk selamat
sangat mustahil!
7.
Jangan pernah lari
melalui tangga. Tangga memiliki “momen frekuensi”
yang berbeda (tangga akan berayun terpisah dari bangunan utama). Tangga dan
bagian lain dari bangunan akan terus-menerus berbenturan satu sama lain sampai
terjadi kerusakan struktur dari tangga tersebut. Orang-orang yang lari ke
tangga sebelum tangga itu rubuh akan terpotong-potong olehnya. Bahkan, jika
bangunan tidak runtuh, jauhilah tangga. Tangga akan menjadi bagian bangunan
yang paling mungkin untuk rusak. Bahkan jika gempa tidak meruntuhkan tangga,
tangga tersebut akan runtuh juga pada saat orang-orang berlarian menyelamatkan
diri. Tangga tetap harus diperiksa walaupun bagian lain dari bangunan tidak
rusak.
8. Berdirilah di dekat dinding paling luar dari bangunan
atau di sebelah luarnya jika memungkinkan. Akan lebih aman untuk berada di
sebelah luar bangunan daripada di dalamnya. Semakin jauh kita dari bagian luar
bangunan, maka akan semakin besar kemungkinan jalur menyelamatkan diri
tertutup.
9. Orang-orang yang berada di dalam kendaraan akan
tertimpa jika jalanan di atasnya runtuh dan meremukkan kendaraan ini yang
ternyata terjadi pada lantai-lantai jalan tol Nimitz. Korban dari gempa bumi
San Fransisco semuanya bertahan di dalam kendaraan mereka dan meninggal. Mereka
mungkin dapat selamat seandainya keluar dari kendaraan dan berbaring di sebelah
kendaraan mereka. Semua kendaraan yang hancur, memiliki ruangan kosong yang
aman setinggi 1 meter di sampingnya, kecuali kendaraan yang tertimpa langsung
oleh kolom jalan tol.
10. Doug menemukan, pada saat merangkak di bawah kantor
perusahaan koran dan kantor lain yang menyimpan banyak kertas bahwa kertas
tidak memadat. Ruangan kosong yang besar ditemukan di sekitar tumpukan
kertas-kertas
Strategi Mitigasi dan Upaya Pengurangan Bencana Gempa Bumi
1.
Harus dibangun dengan
konstruksi tahan getaran/gempa khususnya di daerah rawan gempa.
2.
Perkuatan bangunan
dengan mengikuti standar kualitas bangunan.
3.
Pembangunan fasilitas
umum dengan standar kualitas yang tinggi.
4.
Perkuatan
bangunan-bangunan vital yang telah ada.
5.
Rencanakan penempatan
pemukiman untuk mengurangi tingkat kepadatan hunian di daerah rawan gempa bumi.
6.
Zonasi daerah rawan
gempa bumi dan pengaturan penggunaan lahan.
7.
Pendidikan dan
penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya gempa bumi dan cara – cara
penyelamatan diri jika terjadi gempa bumi.
8.
Ikut serta dalam
pelatihan program upaya penyelamatan, kewaspadaan masyarakat terhadap gempa
bumi, pelatihan pemadam kebakaran dan pertolongan pertama.
9.
Persiapan alat
pemadam kebakaran, peralatan penggalian, dan peralatan perlindungan masyarakat
lainnya.
10. Rencana kontinjensi/kedaruratan untuk melatih anggota
keluarga dalam menghadapi gempa bumi.
11. Pembentukan kelompok aksi penyelamatan bencana dengan
pelatihan pemadaman kebakaran dan pertolongan pertama.
12. Persiapan alat pemadam kebakaran, peralatan
penggalian, dan peralatan perlindungan masyarakat lainnya.
13. Rencana kontinjensi/kedaruratan untuk melatih anggota
keluarga dalam menghadapi gempa bumi.
Besarnya intensitas terjadinya bencana alam gempa bumi di
Indonesia sekarang ini, mau tidak mau membuat kita harus waspada, terutama soal
rumah tempat tinggal kita. Kami harap sebuah panduan yang di dapatkan dari
poster sosialisasi oleh sebuah yayasan pada waktu rekonstruksi pemukiman pasca
gempa di Bantul tahun 2006 bisa berguna. Poster ini dimaksudkan agar dalam
membangun sebuah rumah tinggal masyarakat memperhatikan konstruksi bangunan
agar kuat sehingga meminimalisir dampak yang terjadi apabila terjadi gempa bumi
Perkataan bumi yang padat dan tenang sebenarnya salah, didalam bumi ada
beberapa lempengan dunia yang terus bergerak saling menyeimbangkan satu sama
lain. Dalam proses penyeimbangan ini menyebabkan terjadinya pergesekan yang
mengakibatkan gempa TEKTONIK. Sedangkah akibat adanya aktifitas
tektonik ini akan dapat memicu gunung api aktif bereaksi untuk menyeimbangkan
juga yang nantinya akan menyebabkan gempa VULKANIK.
Bisa kalian lihat
sendiri garis yang berwarna kuning ini adalah lempengan dunia yang terus
bergerak dan bergesekan untuk mencari keseimbangan dan tanpa disengaja
lempengan ini tepat berada di wilayah Indonesia dan sebagian Jepang. Maka dari
itu yang sering mengalami gempa dan tsunami sebenarnya adalah Indonesia dan
Jepang inilah awal mula teorinya mengapa sering terjadi gempa di Indonesia.
Disini lebih jelas
lagi dimana kalian bisa melihat dengan jelas letak lempengan dan gunung api
aktif yang berada diwilayah sekitar lempengan, memang harus diakui bahwa
Indonesia adalah daerah rawan gempa tektonik dan vulkanik, sayangnya tidak ada
alat prediksi yang sangat akurat kapan dan dimana gempa akan terjadi, tentunya
di sepanjang lempengan itu adalah daerah yang rawan gempa.
Lalu mengapa terjadi tsunami dan kadang tidak terjadi tsunami? tsunami yang
kita kenal dengan sebutan lain “pembunuh yang sangat diam / Silent
killer” karena memang gejala awalnya sangat kecil. Tsunami terjadi apabila
terjadi pergesekan lempengan didasar laut yang dapat memicunya. Misalnya:
Terjadi patahan akibat penyeimbangan lempeng maka gejala awal yang terjadi
adalah gempa tektonik, terkadang akibat penyeimbangan ini salah satu lempeng
akan masuk dan salah satu lempeng akan keluar ke permukaan sehingga menyebabkan
air akan mencari keseimbangan juga, perlu di ketahui zat cair seperti air akan
selalu mencari tempat terendah dan menyesuaikan dataran permukaannya karena di
pengaruhi oleh medan grafitasi bumi. Contoh mudahnya masukkan tangan kalian ke
dalam bak mandi lalu hentakkan tangan kalian ke atas maka air akan beriak
bergerak mencari keseimbangan, dalam hal ini gelombang dalam skala besar ini
yang disebut sebagai tsunami.
Bagaimana
mengidentifikasi akan terjadi tsunami? ada beberapa cara yaitu:
·
Lihat posisi gempa,
jika terjadi dipermukaan laut maka akan lebih berisiko terjadi tsunami.
·
Lihat kekuatan gempa
semakin besar maka kemungkinan terjadi tsunami pun akan semakin besar, Namun
ini tidak mutlak.
·
Terjadinya surut air
laut yang mendadak setelah gempa.
·
Hewan bertingkah
aneh, sebenarnya ini belum terbukti namun banyak yang mengemukakan perihal
teori ini.
Bagaimana
menyelamatkan diri waktu terjadi tsunami? ada baiknya setelah gempa terjadi
segeralah menuju ke daerah yang lebih tinggi misalnya perbukitan atau gunung
terdekat ini untuk mewaspadai terjadinya tsunami, apabila dalam 1-6 jam tidak
terjadi tsunami maka boleh kembali ke tempat masing-masing.
Bagaimana mengatasi
kerugian material akibat gempa ini? Seperti kita ketahui gempa selalu (walaupun
tidak mutlak) memakan korban jiwa dan material. Untuk mengatasi kerugian
material sebenarnya kita bisa membangun rumah anti gempa, Mahal? tentu saja
harganya beda dari rumah biasa. Rumah kayu adalah salah satu bangunan yang
terbukti paling kuat dan tahan terhadap gempa. Alasannya karena rumah kayu
memiliki fondasi yang bisa mengikuti pergerakan tanah. Sebenarnya rumah tembok
pun bisa, di Jepang sendiri struktur rumah dan bangunan mereka dibuat agar
tahan gempa karena mereka sadar daerah Jepang rawan gempa. Tentunya Indonesia
perlu belajar ke Jepang jika ingin mengurangi kerugian material akibat gempa.
Contoh hal-hal yang
Dapat Kita Lakukan untuk Korban Gempa
Banyak hal yg sebenarnya
dapat kita lakukan untuk ikut membantu korban gempa diantara nya:
1.dengan mendirikan posko bantuan misalnya,
Di kantor pemerintahan ditiap camat dan kelurahan.
Di sekolahan,kampus,maupun di jalan raya.
2.menjadi relawan,baik yg terorganisir mau pun perorangan dgn ber koordinasi dgn aparat keamanan.
3.perusahaan atau perkantoran swasta,misalnya kontraktor dapat memberikan / meminjamkan peralatan yg di butuhkan untuk membantu dalam mengevakuasi korban.
1.dengan mendirikan posko bantuan misalnya,
Di kantor pemerintahan ditiap camat dan kelurahan.
Di sekolahan,kampus,maupun di jalan raya.
2.menjadi relawan,baik yg terorganisir mau pun perorangan dgn ber koordinasi dgn aparat keamanan.
3.perusahaan atau perkantoran swasta,misalnya kontraktor dapat memberikan / meminjamkan peralatan yg di butuhkan untuk membantu dalam mengevakuasi korban.
Daftar gempa Bumi besar
(di atas skala Richter 5) di Indonesia (diurutkan
menurut tanggal paling lama):
|
Tanggal
|
Kekuatan
|
Episentrum
|
Area
|
Tewas
|
Keterangan
|
|
8.8-9.2 Mw
|
Sumatera
|
Gempa
disebabkan pecahnya segmen Palung Sumatera sepanjang 1000 km di tenggara area
yang mengalami hal yang sama pada gempa 26 Desember 2004. Gempa kemudian memicu terjadinya tsunami yang menerjang pesisir barat
Sumatera dengan wilayah terdekat dari pusat gempa adalah Pariaman hingga Bengkulu. Tsunami juga menyebabkan kerusakan
parah di Maladewa dan Sri Langka. Selain itu, tsunami juga
mencapai Australia bagian utara, Teluk Benggala, danThailand meskipun dalam intensitas kecil.
Bencana ini tidak terdokumentasi dengan baik sehingga tidak diketahui dengan
pasti dampak dan korbannya.
|
|||
|
7.8
|
3.280
|
||||
|
8.5
|
|||||
|
7.8
|
392
|
||||
|
7.1
|
9.000
|
||||
|
8.0
|
2.200
|
||||
|
7.5
|
2.100
|
||||
|
7.2
|
200
|
||||
|
6.5
|
54
|
||||
|
7.3
|
>100
|
||||
|
7.3
|
26
|
||||
|
9.3
|
Nanggroe Aceh Darussalamdan sebagianSumatera
Utara
|
131.028 tewas dan sekitar 37.000 orang hilang
|
|||
|
8.2
|
|||||
|
5.9
|
6.234
|
||||
|
7.7
|
>400
|
||||
|
6.0
|
|||||
|
>60
|
|||||
|
7.7
|
10
|
||||
|
6.7
|
>3
|
||||
|
7.7
|
4
|
||||
|
7.2
|
2
|
||||
|
7.3
|
>87
|
||||
|
30 September 2009
|
7.6 Mw
|
1.115[3]
|
135.299 rumah rusak berat, 65.306 rumah rusak sedang,
& 78.591 rumah rusak ringan[3]
|
||
|
1 Oktober 2009
|
6.6 Mw
|
2
|
|||
|
9 November 2009
|
6.7
|
1
|
80 orang luka & 282 rumah rusak berat.[4]
|
||
|
25 Oktober 2010
|
7.7
|
408 orang tewas
|
Gempa bumi
dan tsunami Sendai 2011
|
Gempa Bumi dan tsunami Sendai 2011
|
|
|
|
|
|
Peta memperlihatkan
dampak gempa
|
|
|
Tanggal
|
|
|
Lama:
|
|
|
Kekuatan
|
|
|
Kedalaman:
|
244 km (152 mil)
|
|
Episentrum:
|
|
|
Jenis:
|
|
|
Negara yang terkena
|
|
|
Kerugian:
|
Banjir, tanah longsor, kebakaran, kerusakan bangunan dan infrastruktur,
bencana nuklir
|
|
Tsunami:
|
Ya lebih dari 10 meter
|
|
Tanah longsor:
|
Ya
|
|
Gempa susulan:
|
1235 (63 di atas 6,0 MW)
|
|
Korban:
|
|
Gempa Bumi dan tsunami Sendai 2011 (東北地方太平洋沖地震 Tōhoku Chihō
Taiheiyō-oki Jishin, secara harfiah "Gempa Bumi lepas pantai Samudra Pasifik wilayah Tōhoku") adalah sebuah gempa Bumi dorongan kuat berkekuatan 9,0 yang mengakibatkan
gelombang tsunami setinggi 10 m(33 kaki). Gempa ini berkekuatan 7 berdasarkan skala intensitas seismik Badan
Meteorologi Jepang di utara Prefektur
Miyagi, Jepang.
Laporan awal menyatakan kekuatan sebesar 7,9, sementara
peringatan tsunami JMA menyebutkan 8,4, dan akhirnya 9,0. Fokus gempa Bumi dilaporkan berada di
lepas pantai Semenanjung Oshika, pantai timur Tōhoku pada 11 Maret 2011, pukul 05:46 UTC (14:46
waktu setempat) pada kedalaman 244 kilometer(152 mil). Laporan Japanese
National Police Agency (JNPA) menyatakan bahwa 15.269 tewas dan 8.526 lainnya
hilang di enam prefektur, meski dikhawatirkan
jumlah korban tewas jauh lebih tinggi.
Kekuatan 9,0 menjadikan gempa ini sebagai gempa terbesar yang mengguncang
Jepang sepanjang sejarah dan satu dari empat gempa terbesar di dunia sejak pencatatan gempa modern dimulai. Gempa ini dianggap sebagai yang
terbesar yang mengguncang Jepang dalam 1.200 tahun terakhir.
Gambar Gempa Bumi Di Indonesia
·
Secara geografis, kepulauan Indonesia
berada di antara 6
LU dan 11 LS serta di antara 95 BT dan141 BT dan terletak pada perbenturan
tiga lempeng kerak bumi yaitu lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, dan
lempeng India Australia.
Ditinjau secara geologis, kepulauan
Indonesia berada pada pertemuan 2 jalur gempa utama, yaitu jalur gempa Sirkum
Pasifik dan jalur gempa Alpide Transasiatic.
Karena itu,kepulauan Indonesia berada pada daerah yang mempunyai aktivitas
gempa bumi cukup tinggi.Pada beberapa tahun terakhir ini bencana alam akibat
gempa bumi makin sering terjadi di Indonesia.Tidak bisa dilupakan gempa bumi di
Laut Flores 12 Desember 1992 (Ms=7,5),
Lampung 16 Februari1994 (Ms=7,2),
Banyuwangi 3 Juni 1994, Bengkulu 4 Juni 2000, Pulau Alor 24 Oktober – 15
Nopember 2004 (Ms=7,3),
Nabire 6 Pebruari 2004 (Ms=6,9) dan 26 Nopember 2004 (Ms=6,4) yang
menimbulkankorban jiwa dan kerugian harta penduduk yang cukup
besar. Gempa terakhir yang sempat tercatat terjadi pada 26 Desember
2004 dengan pusat gempa di lepas pantai barat Provinsi Nangroe AcehDarussalam
(Ms=8,9). Gempa tersebut telah memicu gelombang Tsunami yang dampaknya terasa
di 11negara Asia dengan jumlah korban diperkirakan tidak kurang dari
80.000 jiwa.
PETA TEKTONIK KEPULAUAN
INDONESIA
Gambar 1. Peta tektonik kepulauan Indonesia,
tampak zona subduksi dan sesar aktif
Penyebab utama bencana dan kerusakan terhadap lingkungan hidup adalah gaya
inersia yangditimbulkan oleh goncangan gempa dan berakibat merobohkan bangunan-bangunan
yang tidak didesaintahan gempa. Sementara penyebab ikutan gempa berupa: